Cara Ki Hajar Dewantara Agar Dapat Bebas dan Dekat dengan Rakyat Biasa

Bagaimana cara Ki Hajar Dewantara agar dapat bebas dan dekat dengan rakyat biasa?

Jawaban

Ki Hajar Dewantara tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya, dan hal itu dimaksudkan supaya dia dapat bebas dan dekat dengan rakyat biasa.

Pembahasan

Ki Hajar Dewantara adalah seorang pahlawan nasional. Beliau lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889. Nama asli beliau adalah Raden Mas Soewardi Suryaningrat. Beliau berasal dari lingkungan keluarga Pa" kualaman Yogyakarta. Saat genap berusia 40 tahun, beliau berganti nama Ki Hajar De­wantara. Sejak itu, beliau tidak lagi meng­gunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal itu dimaksudkan supaya dapat bebas dan dekat dengan rakyat biasa.

Ki Hajar Dewantara mempunyai sem­boyan. Semboyan beliau adalah Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani. Ing Ngarsa Sung Tulada berarti di depan kita harus memberi teladan. Ing Madya Mangun Karsa berarti di tengah kita harus bisa memberi semangat. Tut Wuri Handayani berarti dari belakang kita harus bisa memberikan dorongan. Semboyan tersebut masih digunakan hingga saat ini.

Perjuangan Ki Hajar Dewantara un­tuk pendidikan Indonesia sangat besar. Be' Viau mendirikan Perguruan Taman Siswa, sehingga rakyat biasa pada zaman itu dapat bersekolah. Beliau juga menentang Peme­rintahan Belanda melalui tulisannya di surat kabar. Untuk mengenang perjuangan beliau, setiap tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Source: Wikipedia

Posting Komentar

© ‧ All rights reserved. Developed by Jago Desain