CinduaMato : Raja Mudo adik Bunda Kandung sendiri. Kalau terjadi pertengkaran lalu menimbulkan peperangan, siapa yang akan malu? Perang saudara itu tidak akan pernah selesai turun-temurun. Bundo Kandung: Aku sudah berada di balik semua. Jika kau takut, katakan saja, perang bukan barang baru bagi kerajaan. Cindua Mato : Mengapa Bunda Kandung sampai hati ingin mengacaukan perkawinan Puti Bungsu? Bukankah yang kawin itu anak Bunda Kandung juga? Jika perang dilaksanakan, kemudian salah seorang mati terbunuh, apakah kita tega? Dan bagaimana kata ayahnya nanti, jika kedua anaknya saling berbunuhan? Aku ingin membuka sedikit selubung hati kita yang tertutup selama ini.
Watak tokoh Cindua Mato pada penggalan drama tersebut adalah
Jawaban
sabar dan bijaksanaPembahasan
Umumnya, karakter watak tokoh dideskripsikan penulis melalui dua hal.a. Secara analisis: penulis langsung mendeskripsikan atau menceritakan watak pelaku (kramagung).
b. Secara dramatis: melaui dialog, deskripsi lingkungannya atau reaksi pelaku lain.
Dalam dialog antartokoh tergambar bahwa tokoh Cinduo Mato seorang yang sabar dan bijaksana.
###
Demikian, semoga Jawaban dan Pembahasan yang Saya berikan bisa membantu kalian, terimakasih telah berkunjung untuk mencari jawaban soal CinduaMato : Raja Mudo adik Bunda Kandung sendiri. Kalau terjadi pertengkaran lalu menimbulkan peperangan, siapa yang akan malu, sampai bertemu kembali.