"Kamu khawatir aku akan mati karena kehilangan cincin itu?" Nimah mengangguk pelan. Nyonya majikan tersenyum. "Itu hanya tahayul, Mah yang menentukan kematian manusia bukan benda- benda, tapi Tuhan. Jika takdir telah menentukan kematian kita, siapa yang bisa mengelaknya. Dan lagi aku memang sudah tua. Jika tiba-tiba kematian menjemputku itu sudah sewajarnya. Jadi, kamu tidak perlu khawatir, Mah. Takdir manusia itu sudah ditentukan yang di atas, kamu mengerti kan?" jelas nyonya majikan penuh kearifan.
Amanat yang terdapat dalam penggalan cerpen tersebut adalah
Jawaban
Manusia harus ikhlas menerima takdir tentang hidup matinya.Pembahasan
Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca, tennasuk nilai-nilai yang ingin ditanamkan kepada pembaca. Kadang sebuah karya bermuatan nilai-nilai yang layak dipetik/diteladani dari sudut pandang moral, religius, humanis, sosial, dan budaya.
Amanat biasanya terlihat dari tema utamanya. Penggalan cerpen tersebut, bertema kematian maka amanatnya adalah Manusia harus ikhlas menerima takdir tentang hidup matinya.
###
Demikian, semoga Jawaban dan Pembahasan yang Saya berikan bisa membantu kalian, terimakasih telah berkunjung untuk mencari jawaban soal Kamu khawatir aku akan mati karena kehilangan cincin itu?, sampai bertemu kembali.